Clive Christian, mantan desainer yang sejak 2007 beralih menjadi ahli parfum, mencatatkan namanya di dalam Guinness Book World of Record. Usahanya untuk mencantumkan namanya dalam buku tersebut adalah dengan mencipta ulang Imperial Majesty, wewangian termahal yang diciptakan pada abad ke-19.
Konon, parfum itu menjadi begitu mahal karena Ratu Victoria mengijinkan gambar mahkotanya terpampang pada botol parfum tersebut pada tahun 1872. Saat ini dilaporkan oleh Yahoo!, hanya ada lima botol edisi terbatas yang dilepas ke pasaran. Setiap botol tersebut terbuat dari botol kristal Baccarat yang bertatahkan sebuah berlian, dan dihias dengan plat emas 24 karat.
Sudah terbayang, botol kemasannya saja sudah cukup memakan biaya, apalagi ditambah cairan parfumnya. Parfumnya mengandung sedikit aroma signature Christian, yang bernama No. 1 (harganya sekitar Rp 22.442.500 per 30 ml). Selain itu, parfum ini memiliki kandungan minyak murni dari mawar, melati, ylang-ylang, dan sandalwood India. Parfum ini diperlihatkan pada acara promosi film The Young Victoria di Inggris yang akan dirilis pada 18 Desember mendatang. Hal ini terjadi berkat peran Fergie, Duchess of York, menjadi produser film ini bersama Martin Scorsese. Namun, harga asli parfum ini belum dilaporkan. Tertarik?
Suami-istri di Australia ini membangun sebuah rumah unik yang dapat berputar mengikuti arah matahari.
Kondisi tanaman cengkih afo di Ternate, Maluku Utara, yang merupakan tanaman cengkih tertua di dunia, kini semakin memprihatinkan karena kurangnya perhatian dari instansi terkait atas keberadaan tanaman tersebut.
Beberapa perangkat kesehatan, seperti perban dan obat-obatan tertentu, sebaiknya selalu disediakan sebagai bagian dari kotak P3K Anda. Namun, Anda juga bisa mengatasi sejumlah gangguan kecil dengan benda-benda atau makanan yang mungkin sama sekali tidak Anda perhitungkan sebelumnya? Gangguan dan benda apa saja? Berikut beberapa di antaranya:
SOFT drink maupun minuman berenergi dapat berakibat efek yang tidak baik bagi kesehatan gigi. Terungkap melalui penelitian, dilakukan oleh Academy of General Denstistry’s, Amerika Serikat
Film tentang kiamat “2012″ yang diproduksi perfilman Amerika Serikat dan kini diputar di Indonesia, banyak mengandung hal menyesatkan, kata Kasi Publikasi Dakwah Kanwil Departemen Agama Sumatra Selatan (Sumsel), Salni Fajar, di Palembang, Rabu.
Tayangan Sinetron (sinema elektronik) pada sejumlah televisi swasta diperkirakan memiliki andil dalam merusak Bahasa Indonesia, hal itu terjadi karena di dalam dialognya banyak menggunakan istilah-istilah asing serta bahasa pasaran (“bahasa gaul).








































Command Anda